SUDAHKAH ANDA BERSEDEKAH HARI INI ? cARA TERBAIK BERSEDEKAHBayangkan beliau orang tua kita ? Berjualan untuk hidup... Kadang dagangan tidak habis... Kadang kehujanan, kadang dicaci.... Salurkan sedekah anda ke admin otak bergetar.. BCA 460-000-1464... Admin bertanggung jawab menyalurkan seluruh bantuan ke yang berhak.. dan akan ada laporan resminya... "Amalmu yang akan menyelamatkanmu" Ingat... sebagian rezeki kita adalah hak mereka...
×

7 Fakta Tentang Nelayan,Apakah Sejahtera atau Tertindas?

7 Fakta Tentang Nelayan,Apakah Sejahtera atau Tertindas? - Hallo sahabat tersayang... cieeee, Pada sharingkali ini yang berjudul 7 Fakta Tentang Nelayan,Apakah Sejahtera atau Tertindas?, saya telah membuat artile ini, mudah-mudahan isi postingan yang saya tulis ini dapat anda pahami. okelah, ini detailnya.

lihat juga


7 Fakta Tentang Nelayan,Apakah Sejahtera atau Tertindas?

Nelayan adalah profesi menangkap satwa baik itu berada di laut ataupun di sungai. Pekerjaan nelayan merupakan pekerjaan yang sangat erat dengan kehidupan masyarakat dunia dan menjadi factor  penting dalam perkembangan perekonomian suatu Negara.

Di berbagai belahan dunia, nelayan telah sangat dihargai profesinya karena sangat berpengaruh untuk industry. Contohnya di Negara jerman yang sangat peduli kepada nelayan dengan cara memberi teknologi terbaru agar memudahkan nelayan dalam menangkap ikan atau menangkap berbagai potensi alam lainnya.

Di Indonesia sebaliknya.. keberadaan nelayan justru dikesampingkan padahal jika tanpa nelayan sudah bisa dipastikan bahwa Negara Indonesia yang merupakan negara tropis dengan banyak sumber daya alam lautnya sangat melimpah tetapi sayangnya kurangnya perhatian pemerintahlah yang menyebabkan nelayan kurang produktif dalam perkembangannya.

Berikut fakta-fakta tentang nelayan Indonesia :

1 . Sangat Bertaruh Nyawa
Menjadi seorang nelayan bisa dibilang merupakan pekerjaan yang sangat heroik. Dikarenakan resiko yang diterima tidak sebanding dengan penghasilan yang didapatkan.

Bahkan sudah banyak kasus yang terjadi meninggalnya nelayan ketika berlayar, namun apa faktanya?

Banyak nelayan yang tidak mempedulikan apa yang terjadi dengan dirinya dikarenakan para nelayan terlalu sibuk dengan penghasilan yang harus didapat perharinya untuk menghidupi keluarga. Semua yang dilakukannya dikarenakan keterpaksaan atau desakan ekonomi yang mengharuskannya menghadapi resiko yang besar.


2.  Is Hero
Semua pekerjaan sudah pasti memiliki resiko dan tanggung jawab yang besar namun apa jadinya jika resiko yang ditanggung adalah sebuah nyawa.

Menjadi seorang nelayan sangat berbahaya jika terlalu dipaksakan. Misalnya ketika ada cuaca buruk berhari-hari bahkan sampai berminggu-minggu yang menyebabkan penghasilan nelayan tertunda.
Hal ini menyebabkan para nelayan memaksakan dirinya untuk mencari penghasilan dengan resiko yang tidak enteng.

Mengapa seorang nelayan harus diberikan gelar pahlawan.. dikarenakan kita semua sudah tau bahwa gambaran nelayan di Indonesia adalah bukan golongan masyarakat yang tinggi. Bahkan banyak nelayan yang sangat kekurangan sampai-sampai rela membuat anaknya putus sekolah dikarenakan terlilit biaya.

Ketika seorang nelayan pergi berlayar maka sang keluarga selalu berdo’a agar bagian dari keluarganya kembali dengan selamat. “Tidak peduli hujan menerjang,badai pun dapat kami lintasi” itulah penggalan ibarat kata dari profesi menjadi seorang nelayan.


3. Penghasilan Bayangan
Mengapa saya sebut bayangan.. dikarenakan kita semua tau bahwa bayangan dapat berubah ketika matahari naik sampai turun.

Seperti halnya nelayan yang penghasilannya tidak menentu dikarenakan kebanyakan dari nelayan bekerja sebagai tim. Dan hasil dari tangkapannya tersebut di bagi hasil menjadi beberapa bagian, mending kalau hasil tangkapannya stabil dari minggu-perminggu faktanya adalah tangkapannya bisa menaik dengan drastis dan juga kadang-kadang bisa turun dengan drastis.

Pengaruhnya antara lain karena musim yang berganti menyebabkan ikan-ikan mulai bermigrasi untuk mencari tempat yang sesuai untuk kehidupannya dan juga karena keterbatasan awak dan media dalam menangkap hasil tangkap.


4. Cara Instan
Banyak dari nelayan yang ingin mendapatkan penghasilan dengan cepat dan menguntungkan pastinya. 
Tapi masalahnya caranya saja yang salah,sebagai contohnya penggunaan bomb untuk menangkap ikan.

Penggunaan bom sangat dilarang oleh pemerintah dikarenakan sangat merugikan alam dan merusak ekosistem didalam laut bahkan yang paling buruknya adalah bisa merusak terumbu karang di laut.

Terumbu karang adalah tempat tinggal mahkluk-mahkluk laut, yang apabila sudah tidak ada tempat tinggal bagi mahkluk laut maka otomatis tidak akan ada lagi kehidupan di laut bahkan bisa mencapai kepunahan suatu keanekaragaman hewan khususnya di nusantara.

Kebanyakan nelayan yang memakai cara instan ini tidak mementingkan apa yang akan terjadi kepada tempat tersebut yang sudah ditanamkan bom ini dikarenakan kebanyakan nelayan yang melakukan tindakan illegal ini bukan penghuni daerah wilayah yang dia bom tersebut. Melainkan biasanya orang yang melakukan bom hanya untuk kepentingan pribadi dengan cara mengambil dengan penuh ekosistem laut dan otomatis hancurlah ekosistem tersebut.


5. Kurangnya Perhatian Pemerintah
Kurangnya perhatian pemerintah menyebabkan berkurangnya penghasilan nelayan dan juga factor penentu nelayan memakai jalur instan.

Sangat berbeda jauh jika dibandingkan antara Indonesia dan jerman. Dari informasi yang didapatkan bahwa banyak nelayan jerman yang sangat sejahtera bahkan sangat mencintai profesinya dikarenakan keuntungannya sangat menjanjikan dan bisa dibandingkan dengan para karyawan swasta di negeri tersebut.

Sebaliknya di Indonesia yang dimana keadaan nelayan sangat memprihatinkan dan kurangnya peralatan pendukung untuk mempercepat hasil penangkapan bahkan kebanyakan nelayan Indonesia masih memakai pralatan tradisional untuk menangkap ikan.

Mungkin saya salah menbandingkan antara Negara Indonesia dengan jerman yang dimana jerman merupakan Negara maju dan Indonesia merupakan Negara yang sedang berkembang.
Tapi setidaknya Indonesia dapat pelajaran perbandingan kehidupan suatu profesi yang berlawanan arah dengan apa yang terjadi di Indonesia.


6. Selalu Tersingkir
Menjadi seorang nelayan memang harus mengalah, bahkan bisa jadi tertinggal dengan kemajuan zaman.

Contohnya ketika kasus reklamasi yang menyebabkan kerugian yang signifikan bagi para nelayan dan 
pihak pemerintah yang didukung oleh pihak perusahaan memaksa untuk melanjutkan proyek reklamasi yang diadakan dijakarta tersebut.

Tanpa pikir panjang para nelayan langsung melakukan demonstrasi kepada pemerintah dikarenakan nelayan merasa sangat dirugikan. coba bayangkan proyek yang menurut pemerintah dapat menguntungkan padahal nyatanya hampir keseluruhan proyek tersebut banyak yang merugikan pihak atau oknum tertentu.

bahkan kerugiannya sampai merugikan lingkungan dan berdampak pada kesejahteraan nelayan.


7. Kalah Dengan Zaman
Dizaman era teknologi sekarang tidak perlu dipungkiri bahwa banyak orang-orang yang sudah diuntungkan karena kemajuan zaman ini.

Keberadaan nelayan dengan zaman teknologi ini harusnya dapat mendorong penghasilan nelayan dengan cara berinovasi dan memanfaatkan apa yang ada dalam dunia digital sekarang.

Tetapi sayangnya hanya sedikit saja nelayan yang sudah merasakan dampak positive dari perkembangan zaman dan sebagian yang lainnya masih menggunakan cara tradisional dan lawas dalam melakukan mata pencahariannya sebagai nelayan.

Factor yang mempengaruhi para nelayan belum isa memanfaatkan perkembangan teknologi antara lain : kurangnya pengetahuan tentang internet,kurangnya biaya dalam menggunakan produk digital,belum percaya dengan keuntungan berganda yang bisa didapatkan di internet dan masih setia dengan cara tradisional.

Berikut adalah fakta yang bisa dirangkum tentang profesi menjadi nelayan. Jujur.. menjadi nelayan tidak selamanya berimej buruk tetapi yang menilai buruk tidaknya adalah seseorang,jika kita menjadi nelayan dan ternyata itu hal yang menyenangkan dan sangat menguntungkan itu wajib di syukuri.
Penulis hanya menulis beberapa fakta tentang nelayan berdasarkan dari informasi yang didapatkan dan juga dari pandangan yang terlintas di otak.
Sejujurnya ini merupakan tantangan yang berat bagi pemerintah agar lebih memperbaiki kondisi para nelayan yang ada di Indonesia agar Indonesia menjadi Negara maju dan beralih dari berkembang ke maju.
Pemerintah harus mengambil sikap yang komperatif dalam kebijakan agar tidak ada pihak yang dirugikan seperti halnya kasus reklamasi yang terjadi Jakarta yang membuat para nelayan marah dan menyebabkan demonstrasi. Mudah-mudahan dengan tulisan ini dapat membantu kinerja pemerintah agar lebih baik lagi mengurusi masyarakat secara keseluruhan buka hanya di kota-kota besar saja tapi menyeluruh sampai kepelosok Indonesia. aamiin..

0 Response to "7 Fakta Tentang Nelayan,Apakah Sejahtera atau Tertindas?"

Post a Comment